PENGARUH DAYA TARIK WISATA TERHADAP MOTIVASI
BERKUNJUNG WISATAWAN DI KOTA TUA PADANG SUMATERA
BARAT
Kota Tua Padang mejadi salah satu kawasan wisata yang populer dikunjungi oleh
wisatawan, memiliki daya tarik seperti; kekayaan arsitektur, bangunan kolonial,
bangunan tua bersejarah, bangunan keberagaman etnis dan budaya (Minang,
TionGkok, India, Nias dll. Kawasan ini memiliki perpaduan gaya arsitektur
kolonial Eropa dengan gaya Minangkabau tradisional. Penelitian ini dibuat untuk
mengetahui pengaruh daya tarik wisata terhadap motivasi berkunjung wisatawan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan datanya
dikumpulkan dengan pengambilan data primer dan sekunder, studi pustaka, serta
penyebaran kuisioner kepada 100 responden. Pengambilan sampel menggunakan
nonprobability sampling yaitu sampling insidental kepada responden yang sudah
pernah mengunjungi Kota Tua Padang. Pengolahan data menggunakan program
SPSS versi 29. Semua pernyataan dalam penelitian ini dinyatakan valid dan
reliabel menurut hasil uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa untuk variabel daya tarik wisata masuk ke dalam kategori
tertarik dengan nilai 4,17 dan variabel motivasi berkunjung wisatawan masuk ke
dalam kategori sangat termotivasi dengan nilai 4,25. Hasil nilai koefisien
determinasi (R2) adalah 0,856 yang berarti bahwa variabel daya tarik wisata
mempengaruhi variabel motivasi berkunjung wisatawan dengan nilai 85,6 %,
sisanya 14,4% mempengaruhi variabel tambahan atau faktor lain yang belum
dibahas dalam penelitian ini. Hasill uji t (parsial) menunjukkan bahwa nilai
signifikansi adalah 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 24, 109 > 1, 985 t tabel maka
H1diterima dan H0 ditolak artinya terdapat pengaruh daya tarik wisata terhadap
motivasi berkunjung wisatawan di Kota Tua Padang secara signifikan.